" " ILMU POLITIK DAN BERBAGAI MACAM ARTINYA | My Farell Arabia Fille
Home » » ILMU POLITIK DAN BERBAGAI MACAM ARTINYA

ILMU POLITIK DAN BERBAGAI MACAM ARTINYA

Written By Unknown on Sabtu, 10 Februari 2018 | Sabtu, Februari 10, 2018

https://membangunekonomidankeuangan.blogspot.com/2018/02/ilmu-politik-dan-berbagai-macam-artinya.html
Dipandang secara umum, istilah politik dapat diartikan berbagai macam kegiatan dalam suatu negara yang menyangkut proses menentukan tujuan dari sistem, dan melaksanakan tujuan sistem tersebut. Kata Politik ini sendiri berasal dari bahasa Yunani ”Polis” yang berarti kota berstatus negara.

Menurut para ahli, Ilmu Politik adalah ilmu yang mempelajari tentang perpolitikan, dan Politik juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai kehidupan yang baik. Masyarakat wilayah Yunani seperti Plato dan Aristoteles menyebutnya sebagai En Dam Onia atau The Good Life.

Sementara menurut pakar lainnya menjelaskan bahwa politik diartikan sebagai penggunaan kekuasaan sosial secara paksa. Artinya ilmu politik dapat diartikan sebagai sifat dan sumber paksaan, serta cara menggunakan kekuasaan sosial dengan paksaan.

Beberapa kalangan ahli juga mengartikan berbeda, seperti:
- Seely dan Stephen Leacock menyebutkan ilmu politik merupakan ilmu yang serasi dalam menangani pemerintahan.

- Bluntschli, Garner dan Frank Goodnow yang menyatakan bahwa ilmu politik adalah ilmu yang mempelajari lingkungan kenegaraan.

- Paul Janet (Pemikir Prancis) mengungkapkan bahwa ilmu politik sebagai ilmu yang mengatur perkembangan negara, serta prinsip- prinsip pemerintahan. Selanjutnya R.N. Gilchrist mendukung juga pendapat Paul Janet.

Ilmu Perpolitikan berawal dengan baik di zaman Yunani Kuno, namun ilmu politik membuat peningkatan pada masa Romawi. Lalu pada  pertengahan zaman, ilmu politik ini tidak terlalu berkembang, tetapi sedikit berkembang pada zaman Renaissance dan Penerangan. Sehingga membuat beberapa perkembangan secara substansial pada abad XIX. Kemudian karena ilmu politik memperoleh karakteristik tersendiri, perkembangan pesatnya terjadi pada abad ke - 20.

Ilmu politik sebagai pemikiran tentang negara telah dimulai sekitar tahun 450 SM (Sebelum Masehi) yakni pada karya Herodotus, Plato, Aristoteles, dan lainnya). Sementara beberapa pusat kebudayaan Asia seperti India dan Cina telah terkumpul beberapa karya tulis yang bermutu. Tulisan dari India terkumpul dalam Kesusasteraan Dharmasatra dan Arthasastra yang berawal sekitar tahun 500 SM, kemudian diantara Filosofi Cina terkenal terdapat Konfusius, Mencius, dan Shan Yang kisaran tahun 350 SM.

Diwilayah Amerika Serikat, terjadi perkembangan berbeda. Karena ada keinginan untuk membebaskan diri dari tekanan Yuridis, dan lebih mendasarkan diri pada pengumpulan data Empiris. Perkembangan selanjutnya seiring perkembangan ilmu Sosiologi dan Psikologi menjadi pengaruh bagi ilmu politik. Sehingga Perkembangan berjalan dengan cepat, dan hal ini dapat dilihat atas didirikannya American Political Science Association pada tahun 1904.

Didalam negara - negara Eropa Timur, pendekatan tradisional dari segi sejarah, hukum dan filsafat hingga kini masih berlaku. Setelah terjadinya keruntuhan komunisme, ilmu politikberkembang pesat, hal itu dilihat dengan ditambahnya pendekatan-pendekatan yang tengah berkembang di negara-negara barat pada pendekatan tradisional.

Perkembangan ilmu politikjuga disebabkan kuatnya dorongan beberapa badan internasional, seperti United Nations Educational Scientific, Cultural Organization (Unesco). Karena adanya perbedaan dalam Metodologi dan Terminologi dalam ilmu politik, maka United Nations Educational Scientific, Cultural Organization pada tahun1948 melakukan survei tentang ilmu politik disekitar 30 negara. Lalu, beberapa ahli dari Prancis membahas proyek ini, dan menghasilkan buku Contemporary Political Science pada tahun 1948.

Kemudian pada masa selanjutnya, United Nations Educational Scientific, Cultural Organization bersama International Political Science Association (IPSA) mencakup sekitar sepuluh negara yakni Negara Barat di samping India, Meksiko, dan Polandia membahas penelitian ini disuatu konferensi di Cambridge, Inggris dan hasilnya disusun oleh W. A. Robson dari London School of Economics and Political Science dalam buku The University Teaching of Political Science, tahun 1952.

Buku ini pun diterbitkan oleh United Nations Educational Scientific, Cultural Organization untuk pengajaran beberapa ilmu sosial(Termasuk Ekonomi, Antropologi Budaya, dan Kriminologi) di perguruan tinggi. Seterusnya karya - karya tersebut ditujukan untuk membina perkembangan ilmu politik, dan mempertemukan pandangan yang berbeda-beda. Seterusnya berkat perihal itulah wajah ilmu politik telah banyak berubah, sehingga ilmu politik menjadi ilmu yang sangat penting untuk dipelajari agar mengerti tentang dunia politik.
Share this article :

0 komentar:

close

 
Support :
Copyright © 2013. My Farell Arabia Fille - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by blogger .