Apakah yang dimaksud dengan Demokrasi...?, penasaran untuk kata Demokrasi...?. Demokrasi merupakan salah satu sistem politik yang paling banyak dipakai oleh negara - negara di dunia.
Secara sederhana demokrasi diartikan sebagai pemerintahan rakyat, yang lebih kita kenal pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Pilar yang menjadi persyaratan berjalannya sistem politik demokrasi adalah adanya pemerintahan yang terbuka, akuntabel, responsif, serta menyelenggarakan pemilu yang bebas dan berkesinambungan.
Penyelenggaraan pemilu yang bebas dan berkesinambungan menjadi persyaratan dalam sistem politik demokrasi, karena pemilu adalah salah satu sarana kedaulatan rakyat dimana rakyat dapat memilih wakil dan pemimpin secara langsung untuk menjalankan pemerintahan.
Kemudian pemimpin politik yang dimaksud adalah wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat (parlemen) baik di tingkat pusat maupun daerah, dan pemimpin lembaga eksekutif atau kepala pemerintahan seperti presiden, gubernur, atau walikota/ bupati. Dalam demokrasi, rakyat merupakan aktor penting, artinya kesadaran demokrasi bisa dinyatakan tinggi bilamana partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilihan meningkat.
Namun yang menjadi perbincangan masyarakat sekarang ini, yakni tingginya biaya untuk pelaksanaan pemilihan umum tersebut. Dimana dalam satu kali pemilihan umum dapat menghabiskan anggaran hingga mencapai ratusan juta dollar, bahkan lebih.
Dan apakah tiada ada siasat lain agar pemilihan umum tidak menelan biaya sebegitu besar, sebab jika biaya itu dipergunakan untuk membantu perekonomian masyarakat atau memakmurkan negara, tentunya akan membawa dampak positif bagi masyarakat atau negara yang menyelenggarakannya.
Maka itulah disini penulis mencoba memberikan masukan tentang cara lain untuk pelaksanaan pemilihan umum dari yang telah dilakukan saat ini, adapun pemilihan umum tersebut yaitu Pemilihan Umum Secara Online (E - Vote). Berikut saran atau penjelasannya:
Pemilihan Umum Secara Online (E-Vote) ialah pemilihan umum yang dilakukan menggunakan sarana internet.
- Untuk pelaksanaanya, media apa saja yang diperlukan...?.
Dalam E - Vote peralatan yang digunakan pada tiap tempat pemungutan suara cukup dua buah LCD layar sentuh dan dua buah CPU komputer yang terkoneksi dengan internet. Dimana salah satu dari kedua LCD dan CPU itu hanya dipergunakan sebagai cadangan, artinya hanya satu LCD dan CPU saja yang dioperasikan.
- Persayaratan Untuk Memilih.
Syarat wajib tiap pemilih harus memiliki identitas yang tentu saja ada Nomor Identitas.
- Diperuntukan Siapa Pemilihan Umum Secara Online Ini...?.
Pemilihan Umum Secara Online itu untuk Calon Presiden / Calon Gubernur / Walikota / Bupati / Legislatif. Bahkan dapat dikatakan untuk pemilihan umum kepala daerah gabungan, atau secara serentak.
- Persyaratan Untuk Menjadi Politisi.
Persyaratan menjadi politisi baik Calon Presiden / Calon Gubernur / Walikota / Bupati / Legislatif, mengikuti berbagai macam Tes yang dilakukan secara online diantaranya: Tes IQ, EQ, SQ, LQ dan berbagai tes lain yang dianggap pantas. Kemudian hanya menampilkan dua nama politisi (Presiden / Gubernur / Walikota / Bupati / Legislatif), dan yang mendapat nilai tertinggi boleh ikut pemilihan umum.
Tujuannya yakni hanya berpihak pada satu putaran saja. Lalu untuk Legislatif yaitu 10 nama dari masing - masing daerah pemilihan, dengan syarat memiliki nilai tertinggi. Semua proses dilaksanakan secara online, dan masing-masing kode atau PIN diberikan secara otomatis oleh program.
- Pada Layar Sentuh, Apa Saja Yang Perlu Di Tampilkan...?
Dalam layar sentuh hanya menampilkan logo design dan nama partai politik, kode atau PIN dari masing - masing politisi. Tidak ada foto atau nama lengkap politisi, semua politisi yang ikut dalam pemilihan adalah politisi berkualitas dengan ranking tertinggi.
- Bagaimana Pelaksanaan Memilih...?.
Pemilih cukup memasukkan Nomor Identitas Kependudukan (Dibantu oleh petugas), dan masuk ketempat pemilihan, kemudian pemilih hanya melakukan legitimasi saja. Bantulah hanya menekan (dengan telunjuk) PIN dari para politisi (dibawah logo design) partai di layar Sentuh. Sebelum memilih, setiap pemilih mendapat petunjuk singkat cara memilih yang diberikan oleh petugas, baik melalui brosur maupun peragaan atau demonstrasi.
- Dimanakah Para Pemilih Melakukan Pemilihan...?.
Pemilih dapat memilih dimana saja, baik di dalam maupun luar negeri asal punya Nomor Identitas Kependudukan. Tidak mungkin para pemilih melakukan pemilihan lebih dari satu kali, sebab begitu Nomor Identitas masuk ke server, maka Nomor Identitas Kependudukan ini langsung teracatat atau dikunci (tidak mungkin Nomor Identitas Kependudukan yang sama atau ganda bisa masuk kedalam server).
- Keuntungan Pemilihan Umum Secara Online...?
#. Hemat Biaya, apalagi kalau pemilihan presiden / kepala daerah / legislatif dilakukan secara serentak dan sekaligus.
#. Hemat Tempat, sebab hanya perlu komputer yang terkoneksi internet.
#. Hemat Waktu, karena hasil pemilu dapat diketahui dari waktu ke waktu, dan nama pemenangnya akan diketahui atau otomatis secara keseluruhan proses pemilihannya 100%.
#. Untuk daerah yang belum terjangkau internet, tetap dapat melakukan pemilihan secara offline atau manual.
#. Tersedia lembaran Braille bagi tuna netra.
#. Politisi tidak terlalu dibebani biaya, karena politisi yang maju dalam pemilihan adalah yang lulus tes online terbaik, dan tidak dipungut biaya. Hanya menyediakan biaya kampanye untuk partai politik.
#. Tidak perlu melakukan politik uang, sebab pemilih tidak memilih nama lagi, tetapi PIN. Para politisi dan pemilih PIN itu milik siapa karena hanya program saja yang mengetahuinya. Dimana PIN diberikan komputer secara online atau secara otomatis. Untuk program sudah di kompilasi, jadi tidak bisa bisa direkayasa atau dicurangi.
#. Hacker tidak perlu ditakuti, karena ada security computer, dan anti hacker.
#. Kecurangan diprediksi mencapai 0%, sebab pemilihan umum secara online tidak dapat direkayasa seperti pemilihan umum secara offline atau manual.
#. Tidak memerlukan lembaga survei, karena semua politisi yang ikut pemilu adalah politisi yang lulus Tes dengan hasil tertinggi dan terbaik. Kemudian hasil pemililihan dapat langsung disiarkan begitu proses pemilihan selesai dilaksanakan.
- Apakah yang dihemati dalam pemilihan umum secara online ini...?
1. Surat suara tidak diperlukan.
2. Kotak suara juga tidak dibutuhkan.
3. Berbagai formulir dan bentuk lainnya tidak diperlukan.
4. Hanya membutuhkan Tempat Pemungutan Suara.
5. Tidak memerlukan nama kunci politisi, kecuali hanya nama promosi dan logo partai.
9. Kecurangan atau rekayasa kecurangan dalam pemilihan umum tidak ada.
10. Tidak memerlukan tenaga untuk melipat kertas suara.
11. Kerjasama dengan percetakan tidak perlu dilakukan.
12. Petugas pengawal pengiriman. Kotak, dan surat suara tidak dibutuhkan.
13. Pendataan pemilih tidak perlu dilakukan asal sudah memiliki Nomor Identitas Kependudukan secara elektronik.
15. Panitia pemilihan tidak perlu buat laporan, karena semuanya sudah dikerjakan program.
16. Tempat Pemungutan Suara yang tidak ada aliran listrik, dapat menggunakan mesin genset atau laptop yang baterainya sudah di-charger penuh.
Hasil akhirnya pemilihan umum secara online hemat biaya, tenaga, waktu, sarana dan prasarana, pemikiran, tempat dan lain sebagainya. Berarti pelaksanaan pemilihan umum secara online dapat meminimalisir pengeluaran anggaran yang dilakukan oleh negara, dan calon yang bertarung dalam pemilihan tersebut.
Intinya dengan melakukan pemilihan umum secara online pada suatu negara, tindak pidana kejahatan anggaran yang dilakukan pemenang dalam pemilihan umum ini tidak terlalu parah, mengingat pemenang itu tidak mengeluarkan banyak biaya ketika melakukan pencalonan hingga sampai pada kemenangan yang diraih olehnya. Sudah barang tentu masyarakat yang ada didalam negara pelaksana pemilihan akan makmur dan sejahtera , karena pemimpinnya tidak rakus untuk melakukan kejahatan anggaran.
Hanya sebatas ini penulis sampaikan, jika kalian mempunyai gagasan atau ide yang baik untuk menyempurnakan isi artikel, dapat menyampaikan saran, ide atau masukannya melalui komentar atau email blog. Dan penulis memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penulisan yang telah penulis lakukan pada artikel diatas.


0 komentar:
Posting Komentar